Minggu, 03 Mei 2015

cara membuat kandang reptil(ular,biawak,tokek,kadal)

halo semuanya, kali ini deden reptile akan  menunjukan bagaimana cara membuat kandang reptil

A. Lampu Dop atau Lampu ultraviolet atau lampu keramik pemanas
B. Tutup Bagian atas (dari kawat)
C. Thermometers (Pengukur suhu ruangan) dan hygrometer (Alat ukur Kelembaban)
D. Tanaman
E. Wadah tertutup(daun,dll) dengan satu lubang
F. Tempat untuk makanan reptil(air/ulat/dll)
G. Dasar kandang diberi daun kering atau potongan2 kertas atau rumput buatan
H. Tangki Pemanas jika diperlukan untuk menjaga suhu yang tepat
I. Tempat persembunyian (setidaknya satu per ekor)

Tanaman
Item yang Anda masukkan ke dalam kandang reptil anda akan membantu untuk membuat lingkungan hidup sebagai alam mungkin, dan semakin banyak tanaman, semakin Anda akan mendorong reptil anda berperilaku alami. Hal-hal seperti batu dan kayu akan menciptakan ruang hidup alam serta memberinya tempat untuk memanjat dan olahraga. Hidup atau buatan tanaman dapat digunakan untuk menyediakan lebih banyak wilayah bersembunyi dan merasa lebih alami, tetapi mereka tidak diperlukan. Jika anda ingin menggunakan tanaman hidup, anda harus memilih dengan hati-hati - dengan meneliti tanaman. Beberapa tanaman dapat menjadi racun untuk reptil.

Kebutuhan reptil dalam kandang mencakup tiga hal: memanjat, aktivitas, dan berjemur. Menyembunyikan wadah terdiri dari menyembunyikan kotak, tumpang tindih batu, pot tanah liat terbalik dan bagian kulit melengkung, dan tempat penampungan lain yang memasok reptil Anda dengan tempat untuk tidur, dan menyembunyikan diri. Harus ada setidaknya dua daerah bersembunyi.
Kegiatan daerah tempat terbuka reptil Anda dapat memanjat, olahraga, atau hanya bergerak di sekitar. Anda dapat menempatkan halus batu dan kayu di daerah ini untuk memfasilitasi mendaki.

Daerah berjemur dapat menjadi datar, halus batu atau kayu di bawah cahaya, dan harus ada setidaknya satu tempat per reptil(sebaiknya jika beda jenis reptil dipisahkan di takutkan akan berkelahi). 
Ketika membuat area di atas, ada beberapa bahan yang Anda tidak boleh menggunakan. Hindari menggunakan batu tajam atau kasar, karena dapat melukai kulit mereka.


Kebersihan
Menjaga reptils habitat bersih adalah bagian penting mempertahankan habitat yang sehat. Tugas sehari-hari termasuk:

* Buang limbah, puing, serangga mati, dan kulit mati.
* Angkat dan membersihkan objek yang memiliki kotoran pada mereka.
* Bersihkan dan disinfeksi mangkuk air.
* Angkat dan mengganti wadah yg telah kotor.

Mingguan tugas meliputi:

* Bersihkan dan disinfeksi kandang secara menyeluruh.
* Bersihkan dan disinfeksi interior dekorasi barang-barang seperti, makan dan pengairan item, dan item lainnya dalam terarium.
* Ganti wadah yg telah kotor.

Hindari menggunakan pembersih yang mengandung aroma pinus, karena ini beracun bagi tokek. 
beberapa reptil aktif di malam hari, waktu terbaik untuk membersihkan kandang adalah pada senja atau saat pagi hari. Ini akan mencegah Anda dari mengganggu siklus tidur alami mereka dan menyebabkan tekanan yang tidak perlu.


Sabtu, 02 Mei 2015

leopard gecko (oscar oasis)


Haloooo semuanya, saya Leopard Gecko. Saya jauh-jauh datang dari Pakistan untuk menjadi sahabat anda. Di seluruh dunia saya dikenal akrab oleh anak-anak sebagai Oscar sejak film Oscar Oasis muncul di salah satu stasiun TV swasta.
Saya tidak berbau, tidak bersura, tidak menggigit, sangat jinak dan berwarna warni, serta berwatak sangat tenang dan sudah menjadi teman baik banyak anak-anak dari seluruh dunia, tekstur kulit saya tidak licin dan seperti bola basket, perawatan saya juga jauh lebih mudah dari hewan apapun. Mau tau lebih lanjut? Baca terus ke bawah ya.

Mari berkenalan dengan Oscar Oasis

Mari kita tinggalkan sejenak bayangan kita mengenai hewan peliharaan classic seperti anjing, kucing, hamster, dll yang sudah tak asing lagi untuk dipelihara oleh siapapun. Hewan peliharaan tersebut sudah banyak dikenal dan rata-rata memerlukan perawatan intensif dari sang empunya. Karena perlu perawatan intensif itulah tak jarang banyak orang memilih untuk tidak memelihara apapun karena kurangnya waktu untuk merwat mereka. Di blog ini kita akan berkenalan dengan salah satu peliharaan unik di dunia yang sudah menjamur di Eropa dan sudah mulai menjamur di Indonesia. Hewan yang lucu, sebesar genggaman orang dewasa, cantik, serta tidak memerlukan perawatan intensif, sehingga sangat cocok untuk anda yang ingin memelihara hewan, namun kurang memiliki waktu untuk merawat mereka. Saatnya anda berkenalan dengan si exotic dari padang gurun Pakistan, Leopard Gecko dan bersiaplah memindahkan suasana keren padang gurun ke rumah anda.

Sedikit pengenalan untuk Leopard Gecko :

Leopard Gecko
 atau hewan dengan ilmiah Eublepharis Maculariusadalah reptil jinak yang hidup di permukaan tanah dan aktif pada malam hari. Leopard Gecko ditemukan di padang gurun kawasan Pakistan, India, Afghanistan & Iran atau dimana terdapat tempat dengan dataran yang kering dan berbatu. Leopard Gecko telah dianggap sebagai salah satu hewan peliharaan favorit dan umum, serta menjanjikan di industri reptil saat ini. Leopard Gecko dewasa panjang maksimalnya juga hanya 24-26 cm dan seringkali disebut hewan saku. Leopard Gecko asli berwarna kuning dengan bintik-bintik coklat, namun seiring perkembangan jaman telah muncul ratusan bahkan ribuan jenis dan variasi warna yang baru dan indah. Leopard Gecko akan terus berganti kulit dan corak mulai dari baby hingga dewasa, hewan unik ini pantas ditunggu perubahannya karena semakin dewasa akan semakin cantik coraknya. Mereka juga tidak bisa memanjat atau menempel seperti tokek atau cicak. Leopard Gecko adalah hewan peliharaan yang sangat baik untuk dijadikan sahabat. Mereka lucu, jinak, kecil, dan hanya membutuhkan perawatan yang minimal sehingga dapat ditinggal dalam beberapa hari(tidak merepotkan). Mereka hewan yang tenang, tidak berbau dan tidak perlu perhatian khusus. Bukan hanya mudah dipelihara, Leopard Gecko juga relatif mudah dikembang-biakkan. 



Makanan Leopard Gecko

Makanan utama Leopard Gecko adalah serangga. Mereka tidak makan setiap hari seperti hewan pada umumnya. Serangga yang paling umum tersedia adalah jangkrik & ulat hongkong. Protein dan gizi dalam jangkrik adalah yang paling sempurna untuk Leopard Gecko. Murah dan tersedia di mana saja. 


Kandang Leopard Gecko

Kandang untuk Leopard Gecko sangat mudah didapatkan, dan bisa anda setting sesuka hati anda. Anda bisa memakai aQuarium kecil, atau bahkan besar jika anda ingin membuat padang gurun kecil di dalamnya. Betapa kerennya jika anda mempunya gurun mini di dalam rumah/kamar anda, dengan Leopard Gecko di dalamnya. Tapi jika tidak, cukup tupperware 30x15cm(Kotak makan) yang sedikit diberi lubang untuk memelihara Leopard Gecko. Penulis pun hanya menggunakan tupperware di rumah karena murah, mudah dipindahkan, dan gampang dibersihkan. Praktis bukan..? 

Dekorasi dan perlengkapan

Dalam dekorasi diperlukan adanya substrat/alas kandang. Alas kandang dapat menggunakan pasir, kertas koran, atau tissue. Jangan lupa menaruh mangkuk makanan dan mangkuk air minumnya. Simple bukan?

Perawatan KandangMembersihkan kandang Leopard Gecko cukup cepat dan mudah, apalagi jika alas kandang anda adalah pasir. Kotoran mereka kering dan solid. Leopard Gecko adalah makhluk yang bersih dan biasa buang air di tempat yang sama. Gunakan sendok untuk membersihkan kotoran di pasir sekali atau dua kali seminggu. Sangat cocok untuk bagi anda yang kurang memiliki waktu untuk merawat hewan peliharaan.

Breeding

Mengembang-biakkan Leopard Gecko adalah hal yang sangat mudah. Tidak heran banyak peternak baru yang sukses di usaha pertama membreeding Leopard Gecko. Anda hanya perlu memiliki Leopard Gecko jantan dan betina yang cukup umur saja untuk breeding. 



Indukan

Gunakan indukan yang sudah cukup umur untuk breeding. Idealnya induk berusia setahun, untuk induk betina. Sementara induk jantan lebih cepat matang, umur 8 bulan sudah bisa digunakan sebagai bahan indukan. Dalam satu kandang breeding hanya berisi satu jantan dan satu betina. Namun bisa juga dilakukan cara yang lain yakni mengawinkan satu jantan dengan beberapa betina. Satu induk jantan memang bisa membuahi betina dalam tempo yang tidak terlalu lama. Cara breeding tidak berpasangan tentu bisa menghemat jumlah materi induk jantan yang dibutuhkan. Banyak breeder menggunakan satu jantan untuk membuahi 2 sampai 5 betina dalam satu kandang breeding. 


Penjodohan & Pengawinan

Mengawinkan Leopard Gecko sangat mudah. Indukan yang sudah cukup umur hanya tinggal dicampur di kandang breeding. Biasanya perkawinan akan terjadi dengan sendirinya. Namun agar Leopard Gecko nyaman dan tidak stress, penempatan kandang sebaiknya diperhatikan. Lokasi perkawinan sebaiknya tidak terlalu terang, untuk menyesuaikan dengan sifat hidupnya yang nocturnal/malam hari. Sebaiknya juga jauhkan dari suara-suara yang bisa mengganggu untuk menghindari stress pada Leopard Gecko. 



Kelebihan memelihara Oscar Oasis atau yang bernama asli Gecko Leopard/Leopard Gecko daripada hewan lain adalah :
1. Tidak bersuara, nggak bisa nempel kaya tokek, murni hewan dengan motif indah untuk hias
2. Macam corak dan jenisnya sangat beragam, ribuan jenis morph siap anda produksi sendiri dengan mengkawinkan jenis satu dengan jenis lain, motif baru akan selalu muncul
3. Bisa untuk media belajar gen & penelitian, seru untuk dipelajari gennya dan persilangannya karena siapapun bisa membuat/menemukan morph baru.
4. Bisa dipelihara di tempat sempit, cukup pakai tupperware kecil untuk kandang.(Peliharaan keren yang sangat cocok untuk anak kost & anak kecil *Di Surabaya & Jakarta bahkan sering dikonteskan dan hadiahnya gila-gilaan)
5. Makanannya cuma jangkrik(Itupun cuma 1-2 ekor per 3 hari)
6. Hewan dari gurun Pakistan yang tandus dan kering, jadi nggak perlu perawatan intensif(Makan + minum nggak tiap hari pun kagak apa-apa)
7. Lucu banget dan sangat jinak dan manja(Tidak menggigit sehingga sering menjadi sahabat dekat anak kecil *Leopard Gecko sangat populer di Jakarta & Surabaya sejak 2008 dan sangat digilai oleh remaja cewek + cowok)
8. Sekali coba main pasti ketagihan(99% pemain baru akan ketagihan)
9. Bisa hidup sampai 20 tahun lebih

10. Setiap Leopard Gecko berganti kulit +- sebulan sekali maka warna dan coraknya akan berubah dan warnanya akan semakin cerah, juga anda akan menemukan dia lebih indah dari sebelumnya


* Leopard Gecko sering dipandang sebelah mata oleh pemain reptil dan disebut reptilnya cewek, karena sangat jinak & perawatan termudah dari semua hewan peliharaan. Cara beternaknya juga sangat mudah sehingga Leopard Gecko ini hewan yang sangat cocok bagi pemula. Pembawaan yang tenang dan tidak perlu dirawat intensif membuat Leopard Gecko menjadi reptil peliharaan pilihan utama para remaja, khususnya cewek-cewek atau pemain reptil pemula alias newbie.Kandang yang hanya memerlukan tupperware / kotak makanan kecil juga menjadi alasan Leopard Gecko seringkali menjadi pilihan anak-anak kost yang terbatas untuk merawat binatang.

* Perlu diketahui setiap tahun di kota-kota besar selalu diadakan kontes Leopard Gecko dengan nama kontes Morph Attack. Hadiahnya juga gila-gilaan dan diikuti hampir seluruh pecinta Leopard Gecko di Indonesia. Di kontes tersebutlah Leopard Gecko ratusan morph bertanding untuk dilihat tingkat kegemukan dan coraknya. Lebih gilanya lagi pemenang Morph Attack 2013 adalah seorang cewek. Salut!Semoga pecinta Leopard Gecko di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Jadilah bagian dari kami pecinta Leopard Gecko Indonesia dan kami tunggu di kompetisi Leopard Gecko berikutnya. Welcome new Leopard Gecko Lovers.

3 jenis kadal yang mudah dipelihara(untuk pemula)

Ada banyak jenis kadal di dunia, dan banyak pula yang sudah menjadi hewan peliharaan yang diperdagangkan. Tapi ngga semua kadal bisa dipelihara dan jadi hewan peliharaan yang bagus. Beberapa bisa jadi tantangan yang lumayan sulit untuk pemula. Kali ini Deden Reptile akan mengupload 3 dari banyak jenis kadal yang mudah dipelihara untuk pemula.
1. Bearded Dragon



Bearded Dragons Stacking
Mungkin Bearded Dragon adalah reptil peliharaan terpopuler yang bisa dipelihara oleh pemula maupun oleh yang sudah berpengalaman.  Alasannya adalah jika tuntutan dasar bearded dragon terpenuhi, bearded dragon bisa berumur panjang.

Bearded dragon juga biasa disebut “Beardies” juga memiliki disposisi bagus yang membuat mereka cocok dijadikan binatang peliharaan. Jenis kadal ini berasal dari Australia, dan lingkungan aslinya dapat ditiru dengan pencahayaan tertentu untuk kebutuhan UVB/UVA dan lampu untuk berjemur (untuk suhu yang tepat).
Bearded dragon juga bertubuh kecil dibandingkan dengan ukuran standar kadal, salah satu sifat yang membuat mereka jadi hewan peliharaan yang sangat baik untuk pemula. Bearded dragon akan merasa nyaman jika dipelihara didalam terarium plastic atau kaca.
Bearded dragon adalah hewan omnivora. Mereka akan makan beberapa jenis sayuran & serangga. Berikan jangkrik, ulat jerman, ulat hongkong dan sayuran untuk makanannya.
2. Uromastyx (Spiny-Tailed Lizard)


Nama pendek dari Urosmasyx adalah “uros”. Urosmastyx adalah salah satu jenis kadal yang bisa jadi hewan peliharaan yang menyenangkan. Cara memelihara Urosmastyx mirip dengan cara memelihara bearded dragon. Seperti bearded dragon, Uro juga berasal dari lingkungan atau daerah kering dan panas, tapi lingkungan atau daerah yang sedikit lebih panas dan lebih kering dibandingkan dengan bearded dragon.
Waalupun ada banyak spesies uromastyx berasal dari jangkauan geografis yang luas (dari Afrika Utara hingga India), kebanyakan dari urosmastyx hidup di daerah kering & panas. Jenis lingkungan seperti ini lebih mudah ditirukan di penangkaran. Dari sudut pandang pemeliharaan, lebih mudah untuk menciptakan lingkungan yang panas dan kering daripada menciptakan lingkungan yang lembab dan tropis.
Kadal ini juga memiliki warna yang bermacam macam, ada sekitar 16 spesies berbeda jadi ada banyak keanekaragaman, baik dalam hal jangkauan geografis maupun tampilannya. Seperti Bearded dragon, urosmastyx juga omnivora.
3. Blue Tongued Skink
Sesuai namanya, kadal unik ini memiliki lidah berwarna biru. Warnanya sangat kontras dengan garis merah muda di mulutnya. Kadal blue tongue adalah kadal yang jinak dan kalaupun galak, kadal ini gampang dijinakkan. Blue tongue hewan omnivora, mereka memakan sekitar 60% sayuran dan buah & 40% daging (serangga, daging ayam atau binatang pengerat kecil). Blue tongue berasal dari Australia, Tasmania & New Guinea. Lingkungan alternative bagi kadal ini adalah lingkungan yang kering hingga semi gurun. Kandang yang besar dengan materi substrat untuk menggali akan sangat disukai blue tongue. Suhu di dalam kandang  harus sekitar 26 derajat Celcius dan 37 derajat celcius untuk berjemur.

mengetahui beberapa jenis ular yang dilarang untuk pemula(berbahaya)

Halo semua, pada postingan kali ini saya akan share jenis jenis ular apa saja yang cocok kita pelihara dan dikhususkan bagi pemula yang ingin memelihara ular tentunya :)
jika berbicara jenis ular,ada ribuan spesies ular di bumi ini,baik di luar negeri maupun di indonesia mulai dari yang paling umum yakni ularphyton/sanca,ball snake,ular pohon,kobra,boa,dll yang tentunya sangat banyak untuk dijelaskan disini :)

Walaupun jenis ular sangat banyak namun jenis ular dapat dikerucutkan menjadi 2 besar, yaitu yang berbahaya (Berbisa) dan yang tidak berbahaya (tidak berbisa). walaupun sangat melekat dengan imej berbahaya, namun hal tersebut adalah tantangan dan menjadi relatif ketika kita melihat pada kenyataannya banyak ular yang luar biasa berbahaya justru dijadikan hewan peliharaan oleh mereka yang tentunya profesional. Tapi jangan khawatir, karena pada kesempatan ini kita akan lebih membahas hal-hal yang "tidak berbahaya" tentang ular.

Ada sensasi unik yang dirasakan ketika memelihara ular, mulai dari mempersiapkan terrarium sesuai habitatnya sampai kebutuhan akan pakannya yang tidak biasa. salah satu hal unik yang tidak didapat ketika memelihara hewan lain adalah saat proses memberi makan. Yang menjadikan hal ini unik tak lain karena ular tidak mengunyah makanannya tetapi menelan mereka bulat-bulat, dengan didukung kemampuan khusus, yaitu mereka dapat membuka rahang dengan sangat lebar. mereka dapat menelan mangsa yang besarnya 4-5 kali lebih besar dari kepala mereka. Hal inilah mungkin yang dapat memberikan sensasi tersendiri bagi sang pemelihara.
Bagi para hobiis, ada beberapa pertimbangan dan jenis ular yang menjadi favorit untuk dijadikan peliharaan seperti corak, ukuran dan kelas dan tentunya budget. yang menjadi favorit diantaranya adalah dari keluarga python seperti blood python/dipong, ball python, python molurus, python reticulatus dan morelia. sedangkan dari keluarga colubridae seperti ratsnake, kingsnake, milksnake dan cornsnake. Lalu setelah mempertimbangkan hal dasar dan jenis ular yang akan dipelihara,para hobiis biasanya melihat sisi rarity atau keunikan yang dimiliki ular seperti albino, leucistic, calico dll. tetapi ada beberapa ular yang tidak cocok bagi pemula atau istilahnya berbahaya.


Kali ini Deden Reptile akan sedikit membahas tentang ular. ya,. Tepatny 10 jenis ular yang berbisa tinggi atau bisa dibilang cukup mematikan yang ada di seluruh dunia, tapi artikel kali ini saya tulis acak, tidak berdasarkan urutan mematikannya, karena banyak versi tentang ular mana yg lebih berbisa antara yang satu dan yang lainnya, 

Mungkin sudah menjadi paradigma di masyarakat kalo ular itu berbahaya, menakutkan dll. Padahal dalam kasus yang sebenarnya ular itu menyerang karena terpaksa, entah karena diganggu atau karena apa, tapi pada dasarnya ular itu juga mahluk hidup yang layak hidup juga. Dan tidak semua jenis ular berbisa. Banyak ular yang tidak berbisa dan tidak berbahaya. Karena bagi sebagian orang memelihara ular termasuk hobi dan bisa menjadi bisnis yang menjanjikan. Termasuk penulis :D
Sedang ular berbisa dibagi menjadi tiga jenis, berbisa rendah, berbisa sedang dan berbisa tinggi. Bisa rendah efek untuk manusia biasanya hanya gatal-gatal dan infeksi ringan, bisa sedang biasanya bengkak yang diikuti demam dalam beberapa hari, sedang yang berbisa tinggi bisa berakibat cacat, amputasi dan kematian. 
Dan berikut ini 10 jenis ular yang berbisa tinggi dan mematikan yang ada di berbagai penjuru dunia.

1. Inland taipan (Oxyuranus microlepidotus)


Inland taipan termasuk dari family elapidae atau biasa disebut ular yang sangat berbahaya dan mematikan. Ular ini habitatnya di Australia dan termasuk ular terestrial atau ular yg hidupnya ditanah. Menurut beberapa sumber, ular ini adalah ular yang paling mematikan di dunia. Bisanya 50x lebih kuat dari cobra jawa dan 10 x lebih kuat dari ular derik. Walaupun jarang ditemukan kasus kematian akibat ular ini. Karena ular ini sudah jarang ditemukan di alam. Ular ini mempunyai karakter yg tenang dan tidak agresif.





2. Eastern brown (Pseudonaja textilis)


Eastern brown masih termasuk dalam family elpidae, ular jenis ini banyak ditemukan di wilayah Australia, Papuan New Guinea dan Indonesia bagian timur. Ular ini termasuk terrestrial atau menghabiskan hidupny di atas tanah, ular yang dapat mencapai panjang maximal 2.4 m ini memiliki bisa jenis neurotoxic atau bisa yang menyerang syaraf dan penggumpalan darah, kasus kematian yang disebabkan ular ini sangat jarang karena temperament ular ini sangat tenang dan jarang menyerang manusia.





3. Krait biru/banded krait (Bungarus candidus)


Krait biru atau di daerah kita sering disebut ular weling ini masih termasuk juga dalam keluarga elapidae, bisanya yang menyerang syaraf atau neurotoxic ini lebih kuat 16x dari bisa cobra. Penyebaran ular ini adalah di seluruh wilayah asia tenggara termasuk Indonesia. Kasus kematian akibat ular ini termasuk banyak atau sering terjadi karena populasi ular ini masih tehitung banyak. Walaupun dikeal dengan ular yang tenang tapi ular ini mudah kaget, dan sering kali kasus yang terjadi adalah tidak sengaja terinjak. Karena kebiasaan masyarakat kita kalau pergi ke lading tidak memakai alas kaki.





4. Taipan (Oxyuranus)


Taipan adalah ular yang tercepat difamily elapidae dunia saat ini. Bisa ular ini adalah termasuk yg menyerah darah hingga mengakibatkan penggumpalan dan ada beberapa herpetology yang mengatakan bisanya juga mengandung neurotoxic. Ular yang habitatnya di Australia ini bertanggung jawab atas banyak kematian. Karena bisanya hanya butuh waktu 1 jam untuk membunuh manusia. Ular ini termasuk ular yang sangat angresif da dikenal sebagai ular yang suka menyerang.






5. Black mamba (Dendroaspis polylepis)


Black mamba yang juga masih masuk dalam keluarga elapidae ini sering disebut sebagai tercepat saat ini. kecepatannya bisa mencapai 20km/jam. Ular ini dapat tumbuh mencapai panjang 2.5m – 3.5 m. ular ini tersebah diseluruh benua afrika, mulai dari padang savanna sampai ke hutan kayu. Bisa ular ini adalah neurotoxic yang sangat berbahaya, satu gigitan saja sudah cukup untuk membnuh 20-30 manusia dalam 15 menit, padahal ular ini bisa menggigit dengan racunnya sampai 12x berturut-turut. Tidak seperti ular berbisa lain yang setelah menggigit harus menunggu 3-6 hari untuk memproduksi bisanya.







6. Tiger snake (Nothecis sp.)


Tiger snake adalah salah satu ular yang masih masuk dalam family elapidae, ular jenis ini bisa tumbuh mencapai 1.5-2.0 m, kematian akibat ular ini sering terjadi di daerah ular ini berada yaitu di Australia, bisanya yang menyerang syaraf ( neurotoxic ) dapat membunuh manusia hanya dalam waktu 30 menit dalam kondisi full bisa, karena terkadang saat ular ini menggigit tidak mengeluarkan bisanya secara full, walaupun begitu kalau tidak segera mendapatkan antibisa dalam 6-24 jam bisa mengakibatkan kematian juga.





7. Kobra Filiphina (Naja philippinensis)


Kobra Filipina, mungkin kita sering mendengar nama ular kobra, tapi kalau kobra Filipina pasti jarang atau bahkan sama sekali belum pernah dengar. Kobra Filipina adalah jenis ular kobra yang paling berbahaya, ular ini bisanya jauh lebih kuat dari kobra jenis lainnya, dengan jangkauan semburan bisanya yang mencapai 3m tentu orang akan sangat takut jika melihat ular ini, bisa neurotoxicnya mampu membunuh manusia hanya dalam 30 menit, dan rasa sangat sakit akan terjadi jika tergigit ular ini, dari jantung dan pernapasan yg mulai terganggu hingga lumpuhny syaraf-syaraf dalam tubuh.





8. Viper snake (Viperidae)


Viper snake adalah ular yang sangat terkenal karena bisanya yang sangat mematikan, ular ini tersebar di berbagai dunia termasuk Indonesia, tapi dari banyanya jenis viper, dikatakan bahwa saw scaled viper dan chain viper adalah yang paling mematikan. Habitat dua ular ini ada di daerah Asia bagian tengah ( india, china dan timur tengah) angka tertinggi kematian akibat ular ini berada di india. Karena disana ular ini masih sering dijumpai dipersawaan dan terkadang dirumah penduduk. Akibat dari gigitan ular ini biasanya ditandai dengan sulit bernafas dan akhirnya gagal jantung.



saw scaled viper

chain viper

tropidolaemus-subannulatus/wagler pit viper/indonesian viper


9. Death adder (acanthopis sp.)


Death adder adalah ular tercepat dalam melakukan penyerangan, hanya butuh waktu 0.13 detik bagi ular ini untuk menyerang sasarannya, bisa neurotoxic ular bisa menyebabakan gangguan pernafasan dan gagal jantung, ular ini tersebar di penjuru Australia dan Indonesia, ular yang hampir mirip dengan jenis viper ini terbilang sangat pemarah. Sedikit gangguan saja bisa berakibat fatal. Ular ini banyak ditemukan di bawah pepohonan yang rimbun, dan biasanya tersamar dengan tumpukan daun kering.





10. Ular derik / rattle snake ( viperdae sp.)


Ular derik adalah ular berbisa yang menghuni daratan amerika, lebih sering ditemui di daerah gurun dan daerah yang berpasir, disebut ular derik karena jika merasa terancam ekornya bisa mengeluarkan bunyi seperti berderik, ular jenis ini mempunya bisa hemotoxic yang bisa menyebabkan organ tubuh menjadi rusak dan pembekuan darah, disebutkan ular ini sering menyebabkan kematian karena biasanya yang tergigit jauh dari pemukiman dan terlambat mendapatkan antibisa. Ular ini masih satu keluarga dengan ular viper, hanya berbeda sub-speciesnya,






Semoga pengetahuan diatas bisa sedikit menambah ilmu kita, terutama bagi para pecinta reptile, apapun peliharaan kita selama kita peduli dan bertanggung jawab Insya’ Allah akan selalu aman, “keep safety and safety first“

Sejarah Kura-Kura




Kerangka

Karakteristik utama yang membedakan chelonia dengan reptil lainnya adalah adanya tulang dan kantong tempurung. Tempurung ini dibentuk dari dua komponen utama, cangkang atas (carapace) dan dasar(plastorn) yang dihubungkan oleh tulang ridges. Tulang cangkang terdiri dari gabungan tulang iga dan vertabrata. Sedangkan tulang bagian dasarnya(plastorn) terdiri dari tulang abdominal dan clavicle. Tetapi tidak semua kura-kura memiliki tempurung yang keras dan bertulang. Beberapa kura-kura mempunyai tempurung yang fleksibel. Diantaranya adalah beberapa kura-kura air yang mempunyai kura-kura tempurung lunak (softshell) dan penyu leatherback. Bentuk tempurung pelindung yang keras menjadi dominasi di kura-kura darat dan jarang yang ada memperlihatkan fleksibilitas pada termpurungnya. Kebanyakan anakan kura-kura darat mempunyai fenestra (daerah terbuka) antara tulang cangkang (carapace)dan menyatu pada masa tuanya. Tetapi pada pancake tortoise (Malacochersus tornieri) daerah terbuka ini dipertahankan sampai dewasa. Spesies lainnya yang mempertahankan fenestra selama hidupnya adalah Manoria impressa, kura-kura darat tortoise dari Asia.

Keunikan lainnya yang penting pada kura-kura adalah pectoral dan pelvic gridles yang dibatasi/dilindungi dalam tulang iganya. Orientasi vertikalnya memberi dukungan dari dalam untuk tempurungnya dan memberi ventral anchor yang kuat untuk lengan-lengan dan otot-otot. Tulang lengan dari kura-kura sedikit berbeda dengan vertebrata lainnya.

Dua lapisan lainnya yang melindungi bagian dalam tempurung adalah lapisan tengah dan lapisan luar. Lapisan tengah kaya akan ujung ujung syaraf dan pembuluh-pembuluh darah yang kecil. Lapisan pelindung luar dari lapisan keratin yang terkenal dengan sebutan skat (scutes) atau juga sering disebut laminae. Skat ini diatur dalam beberapa seri. Setiap seri mempunyai nama masing-masing. Rata-rata ada 54 skat eksternal. Keliman/pertemuan skat luar ini tidak secara tepat dilapisi atau simetris dengan struktur tempurung di bawahnya. Skat ini menyediakan sebagai penguat tambahan yang telah diturunkan dari struktur kubah tempurung yang kuat. Tulang cangkang yang rata-rata ada 50, bersama lapisan skat luar yang terus tumbuh seumur hidup, walaupun pertumbuhannya melambat di hari tua. Pertumbuhan ini bisa dengan pertambahan keratin dibawah skat yang ada. Pertumbuhan baru berwarna pucat kadang-kadang berwarna dadu oleh karena adanya sel darah di daerah pertumbuhan itu dan mudah dideteksi secara visual. Bertolakan dengan kepercayaan yang populer, kura-kura tidak dapat ditebak umurnya bedasarkan menghitung lingkaran-lingkaran yang terlihat pada skat-skatnya.

Beberapa lingkaran/cincin pertahun mungkin ada dalam masa periode pertumbuhan cepat. Pada spesimen yang sudah tua, kerusakan yang termakan waktu akan menghapus bersih tanda-tanda ini. Karapas kura-kura dibentuk dari kehidupan benar tisu yang sangat sensitif. Cara yang lama yang pernah dilakukan seperti mengebor atau mengikat kura-kura menyebabkan rasa yang menyakitkan bagi mereka. Dan ini juga membuka tisu lapisan tengah dan tulang dibawahnya dan dapat menyebabkan resiko infeksi yang sangat serius.

Satu fakta yang paling menarik adalah kura-kura mempunyai kapasitas untuk meregenerasi tulang dan tisu keratin secara spontan. Informasi ini sangat berguna dalam memperbaki kerusakan yang terjadi pada tempurung. Pada saat luka yang parah, matinya lapisan horny dan bony akan terjadi. Epidermis yang sehat di sekitar luka akan tumbuh dibawah tulang yang mati yang akhirnya diganti. Epidermis baru lalu dikeratin dan tulang baru dibentuk dibawahnya. Yang sangat mencengangkan kura-kura dapat mengganti kira-kira sepertiga dari tempurung dalam satu atau dua tahun melalui proses ini.




Skat (Scutes)
Ada banyak variasi dalam bentuk skat, warna, ukuran dan bentuk di antara spesies dan genera. Terminologi skat berguna untuk mengidentifikasi spesies dan untuk dokter hewan menerangkan daerah luka atau infeksi dsb. Sayangnya, teminologi ini tidak universal karena adanya variasi nama yang digunakan oleh bermacam-macam authorities. Bentuk penamaan skat yang umum adalah
(sebagai berikut: Di cangkang (carapace) biasanya ada lima single skat yang berada tengah yang dikenal sebagai vertebarl. Dan ini diapit oleh dua jalur skat pleural yang juga disebut costal. Lalu diikuti oleh seri seri skat kecil di sekitar ujungnya yang umumnya dikenal sebagai marginal atau peripheral Di beberapa genera, ada satu skat, kadang berukuran kecil, skat nuchar(cervical) terdapat pada ujung cangkang tepat diatas leher dan skat supracaudal yang mungkin terpisah terdapat tepat di atas ekor. Adanya atau tidaknya skat nuchal dapat menjadi clue penting dalam pengidentifikasian spesies/taxa/genus. Contohnya, semua spesies dalam genus Testudo memiliki skat nuchal/cervical tetapi untuk genus Geochelone tidak ada.

Perlindungan plastorn disusun dalam enam pasang yaitu gular, humeral, pectoral, abdominal, femoral dan anal shield. Pelindung kecil dekat kaki depan adalah skat axillary dan pelindung di depan paha adalah skat inguinal.

Berdasarkan karapas dan struktur kerangka plastron, beberapa jenis kura-kura telah berevolusi pada mekanisma pertahanan yang luar biasa. Yang paling terkenal adalah kura-kura kotak Amerika Utara (North American turtle box). Mereka dipanggil seperti itu karena mereka memiliki plastron berengsel yang benar-benar fleksibel sehingga plastronnya dapat tertutup dengan rapat. Ketika plastronnya tertutup, kura-kura ini seperti kotak ornamen sehinga mereka dinamakan kura-kura kotak. Dengan cara inilah mereka melindungi bagian yang mudah diserang – cukup untuk menghalangi semua pemangsa bahkan pemangsa yang paling gigih sekalipun. Cari ini juga dipakai oleh kura-kura kotak Asia yang termasuk dalam genus Cuora. Berapa jenis yang memiliki engsel yang sama adalah kura-kura darat hinge-back tortoise(kinixys), kura-kura spider(pyxis arachnoids)

varanus salvadori

Image
  • Crocodile Monitors (Varanus salvadorii) adalah hewan endemik kepulauan New Guinea dan sekitarnya. 
  • Crocodile Monitor dikenal sebagai predator teratas dan biasa ditemukan di hutan hujan. 
  • Crocodile Monitor adalah hewan diurnal dan juga arboreal. 
  • Crocodile monitors memiliki variasi warna & ukuran tergantung dari daerah asalnya. 
  • Crocodile Monitor dikatakan sebagai biawak terpanjang yang bisa mencapai panjang tubuh sekitar 3.5 meter. 
  • Biawak ini pernah diamati pertumbuhannya dan tercatat mereka akan tumbuh sekitar 2 inci per bulan selama tahun tahun pertama setelah mereka menetas.
  • Umur Crocodile Monitors diperkirakan sekitar 10 tahun hingga 15 tahun.
  • Biasanay yang menyebabkan kematian crocodile monitor adalah infeksi luka gigitan, benturan pada telur, bwengkak bernanah pada perut & mulut, lesi otak & hati dan penyakit lainnya.

 
  • Gusi Crocodile monitor gampang berdarah, walaupun tidak jelas itu dikarenakan oleh gigi baru, akibat menggigit mangsa atau karena reaksi dari rasa takut. 
  • Gigi crocodile monitor juga mungkin akan tertanam dalam gusinya, mengakibatkan infeksi & memerlukan perawatan.
  • Crocodile monitor menikmati berjemur yang kemungkinan menyebabkan katarak yang berujung pada kebutaan pada beberapa individu.

  • Kandang crocodile Monitor biasanya lebih tinggi daripada lebar, dan cukup panjang untuk memungkinkan pergerakan biawak ini. 
  • Crocodile monitor dewasa bisa ditempatkan dalam kandang berukuran 18 x 10 x 12 kaki atau lebih besar. Tentu saja yang masih kecil tidak perlu kandang sebesar itu. 
  • Aksesoris kandang perlu ditambahkan seperti cabang pohon, bebatuan atau aksesoris lain yang mendukung aktifitas Crocodile monitor ini. Tempat bersembunyi harus selalu disediakan di atas tanah di dalam kandang. 
  • Gunakan al;as kandang untuk crocodile Monitor dari tanah, serpihan kayu yang halus, kerikil, atau serabut kelapa yang intinyaalas kandang harus bisa mempertahankan kelembaban tanpa menciptakan lingkungan yang memugkinakna bakteri atau jamur untuk tumbuh, juga yang bisa menyediakan tempat mendarat yang ‘empuk’ karena Crocodile Monitor suka meloncat dari tempat yuang lebih tinggi di dalam kandang.

  • Crocodile monitor jangan dipelihara dalam satu kandang secara bersamaan, terutama yang berjenis kelamin sama. Jika berencana untuk menemptakna duia ekor Crocodile monitor dalam satu kandang, beri sekat kaca supaya Crocodile monitor terbiasa xdengan keberadaan ‘teman sekandangnya’. Mereka juga harus diawasi dengan dekat selama beberapa minggu setelah dijadikan satu untuk mengantisipasi adanya penolakan dari salah satu Crocodile monitor .

  • Crocodile monitor bisa dipelihara di dalam rumah atau di kandang terbuka di luar rumah di bawah sinar matahari alami, lampu UV atau lampu berjemur. 
  • Mereka menyukai suhu untuk berjemur sekitar 110 hingga 120 derajat Fahrenheit dengan suhu ambiens di kandang 90 derajat Fahrenheit di siang hari. Buatkan tempat yang lebih digin di dalam kandang untuk keperluan thermoregulasi Crocodile monitor. Turunkan suhu hingga 70 derajat Fahrenheit saat malam.

  • Di alam liar, crocodile monitor kebanyakan makan burung dan mamalia kecil dan kadang kadang ikan. Beri makan binatang pengerat karena bisa menyediakan sumber gizi yang baik untuk mereka. Berikan juga ayam, telur rebus & makanan khuisus untuk peliharaan karnivora. Ikan juga boleh sesekali diberikan. Hati hati saat member makan, jika perlu gunakan alat bantu untuk memberikan makanan pada crocodile monitor.

  • Crocodile Monitor bisa sangat berbahaya bagi yang memelihara dan harus ditangani dengan sangat hati hati. Jika tergigit akan mengakibatkan kerusakan jaringan yang cukup dalam, yang membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit. Crocodile liar lebih mudah ‘nervous’ daripada yang dari penangkaran, walaupun keduanya sama sama tidak bisa ditebak. Tipikal crocodile monitor adalah tidak akan agresif selama tidak merasa terpojok atau ditangani dengan kasar, crocodile monitor dinilai sebagai hewanyang selalu awas dan lebih cerdas dibandingkan dengan jenis biawak lainnya.

  • Untuk membedakan crocodile monitor jantan atau betina bisa dilihat dari kepalanya. Bentuk kepala crocodile monitor jantan lebih besar, lebih tinggi dan lebih lebar daripada yang betina. Walaupun crocodile monitor jantan memiliki hemipenal bulges yang tidak terlalu menonjol, betinanya memiliki kelenjar aroma di tempat yang sama, yang bisa membingungkan saat disexing. Tonjolan Hemipenal tidak akan terlihat pada biawak yang kegemukan. Memeriksa tingkat testosterone darah terbukti sempurna untuk mengetahui jenis kelaminnya.Ccrocodile monitor jantan memiliki tingkat testosterone 10 kali dibandingkan betina.

  • Biasanya kopulasi atau perkawinan yang menghasilkan telur yang sehat adalah antara bulan Maret hingga Oktober. Jarak antara kopulasi dan masa bertelur adalah sekitar 4 hingga 6 minggu, dan akan menghasilakn 3 kumpulan telur tiap tahunnya. Telur akan dikuburkan di kotak yang tertanan di atas lantai kandang serta di bawah tanah. Biasanya untuk alas kotak telur adalah campuran pasir, tanah, lumut gambut & sphagnum moss. Crocodile monitor betina mungkin akan menjaga telur telurnya selanma beberapa hari. Masa inkubasinya sekitar 6 hingga 8 bulan.

  • Crocodile monitor yang baru menetas biasanya diberi makan jangkrik & pinkies walaupun biasanya mereka tidak mau makan hingga selam 2 minggu setelah menetas. Selalu sediakan air minum. Perhatikan benar benar saat member makan karena bisaanya bayi biawak ini sangat agresif saat diberi makan. Gunakan alas kandang yang aman & tidak akan tertelan seperti alas dari tikar alang alang.